Laman

Jumat, 01 April 2011

Siapakah yang Pertama di Dalam Islam (Al-Awwalun)???

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...  (Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan kepada kamu sekalian serta rahmat Allaah, serta berkatNya)... ^_^

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. yang mengajar (manusia dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (QS. Al Alaq: 1-5)

Bismillahi rahman nirrahim... (dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang)

"Sesungguhnya amalan itu tergantung niatnya, dan sesungguhnya setiap orang mendapatkan sesuai apa yang diniatkan, barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia yang akan didapatkan atau wanita yang akan dinikahi maka hijrahnya sesuai dengan apa yang dia niatkan.” (HR. Bukhari Muslim)


Siapakah yang Pertama Kali (dalam Islam)???

Masih inget gak wanita pertama yg wafat sebagai syahidah? Masih inget gak orang pertama yang diberi gelar amirul mukminin? Nahhh, hayook diinget-inget… Ni, saya kasih semua yang serba pertama (al-awwalun) dalam tarikh islam… ^_^
1. Yang pertama kali masuk islam dari golongan laki-laki dan wanita adalah Khadijah binti Khuwailid
2. Yang pertama kali masuk islam dari golongan anak-anak adalah Ali bin Abi Thalib
3. Yang masuk islam pertama kali dari kalangan laki-laki merdeka adalah Abu Bakar Shiddiq
4. Yang pertama kali mengeraskan bacaan Al-Qur’an di kota Mekkah adalah Abdullah bin Mas’ud
5. Yang pertama kali gugur menjadi syahidah adalah Sumayyah bin Khubbath (Ibu Ammar bin Yasir)
6. Yang pertama kali menjadi khatib menyerukan agama Allah adalah Abu Bakar as-Shiddiq
7. Pedang yang pertama kali dihunuskan dalam islam adalah pedang milik Zubair bin Awwam
8. Rumah yang pertama kali digunakan untuk mengemban dakwah islam adalah rumah Arqam bin Abi al-Arqam, yang berada di Bukit Shafa
9. Yang pertama kali hijrah ke Habsyah adalah Utsman bin Affan bersama istrinya Ruqayyah binti Rasulullah
10. Yang pertama kali hijrah ke Habsyah dari bani Makzhum adalah Abu Salamah bin Abdul Asad bersama Ummu Salamah binti Abi Umayyah
11. Bayi kaum muslim yang pertama kali dilahirkan di Habsyah adalah Abdullah bin Ja’far bin Abi Thalib
12. Duta pertama dalam islam adalah Mush’ab bin Umair, karena karunia Allah padanya berupa akal yang cerdas dan perilaku yang mulia
13.Yang pertama kali membangun masjid adalah Utsman bin Affan
14. Yang pertama kali menjadikan rumahnya sebagai masjid adalah Ammar bin Yasir
15. Orang Anshar Yang pertama kali masuk islam adalah As’ad bin Zurarah al-Anshari

16. Yang pertama kali memegang tangan Rasulullah saat Baiat Aqobah II adalah al Barra bin Ma’rur

17. Wanita pertama yang berhijrah adalah Ummu Salamah binti Abi Umayyah
18. Rumah yang pertama kali ditinggali oleh Rasulullah SAW di Madinah adalah rumah Abu Ayyub al-Anshari, saat itu onta beliaulah yang memilih dan berhenti di depan rumah Abu Ayyub
19. Bayi kaum muslimin yang pertama kali lahir di Madinah adalah Abdullah bin Zubair
20. Orang yang pertama kali meninggal dari kaum Muhajirin dan dimakamkan di Baqi’ adalah Utsman bin Madz’un
21. Orang yang pertama kali menuliskan Al-Mufashshal (surat-surat pendek) adalah Utsman bin Affan
22. Orang yang pertama kali melompati kudanya di jalan Allah adalah al-Miqdad bin al-Aswad
23. Orang yang pertama kali memimpin sariyah (ekspedisi militer) adalah Hamzah bin Abdul Muthalib
24. Orang yang pertama kali melesatkan anak panahnya adalah Sa’ad bin Abi Waqash, yang diutus Rasulullah dalam sariyah yang dipimpin oleh Ubaidah bin al-Harits menuju mata air di Hijaz di bawah Tsaniyatul Marrah.
25. Muadzin pertama dalam islam adalah Bilal bin Rabah al-Habsyi
26. Orang yang pertama kali melakukan shalat sunnah dua rakaat sebelum dihukum mati adalah Khubaib bin Adi.
27. Muslimah yang pertama kali membunuh Yahudi adalah Shafiyah binti Abdul Muthalib (dalam Perang Khandaq)
28. Orang yang pertama kali masuk surga dari ummat Muhammad adalah Abu Bakar As-Shiddiq. Rasulullah pernah berkata padanya, “adapun engkau wahai Abu Bakar, menjadi orang yang pertama kali masuk surga dari kalangan ummatku”
29. Orang yang pertama kali menamatkan Al-Qur’an dalam satu rakaat adalah Utsman bin Affan
30.Orang yang pertama kali menyalakan lampu di MAsjid adalah Tamim bin Aus.
31. Perang yang pertama kali terjadi antara kaum muslim dengan tentara Romawi adalah Perang Mu’tah
32. Orang yang pertama kali mengumpulkan Al-Qur’an menjadi mushaf adalah Abu Bakar as-Shiddiq
33. Orang yang pertama kali digelari Amirul Mukminin adalah Umar bin Khattab
34. Orang yang pertama kali mengusir yahudi dari Jazirah Arab dan membuat mereka mengungsi ke kawasan Syam adalah Umar bin Khattab.
35. Orang yang pertama kali membuat kantor dewan di Basrah adalah al-Mughirah bin Syu’bah.
36. Orang yang pertama kali membangun angkatan laut adalah Utsman bin Affan.
37. Shahabat yang pertama kali dimakamkan di pinggir kota Kufah adalah Khubab bin al-Arat.
38. Orang yang pertama kali menutupi Ka’bah dengan kain sutra adalah Abdullah bin Zubair
39. Orang yang pertama kali mengumpulkan manusia untuk melaksanakan qiyam Ramadhan adalah Umar bin Khattab
40. Orang yang pertama kali meronda dalam tugasnya adalah Umar bin Khattab

Nah,,semoga bisa di-refresh lagi yah ingatannya…
Yok!? jadi orang pertama ketika tidak ada lagi yang ingin menjadi pertama dalam kebaikan...
Sumber : Kisah-Kisah Manusia Pilihan karangan Abdurrahman bin Abdullah

Sumber : https://penarevolusi.wordpress.com/2011/02/19/al-awwalun/



"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran." (QS.Al-Ashr: 1 – 3)

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan HIKMAH dan PELAJARAN yang BAIK dan BANTAHLAH mereka dengan CARA yang TERBAIK. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.”  (QS An-Nahl ayat 125)

"Tidak ada kepada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma'ruf, atau mengadakan perdamaian diantara manusia. Dan barang siapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar."(QS An-Nisa' [14] : 114)

"….Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran." (QS az-zumar (39) ayat : 9)

"….Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS al-mujadillah (58) ayat 11)

"….Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah orang-orang yang berilmu (ulama)…"(QS fathir (35) ayat 28)

"Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan." (QS. Alam Nasyrah: 5-6)

"Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur." (QS. Al-Baqarah : 185)

"Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatau kaum maka tidak ada yang dapat menolaknya dan sekali-kali tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia."  (QS Ar-Ra’d: 11)

“Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman dan beramal salih bahwasanya mereka akan mendapatkan balasan berupa surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai…”  (QS. al-Baqarah: 25)


Nabi Muhammad SAW. bersabda,
"Sebaik-baik manusia diantaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain." (HR. Bukhari dan Muslim)

"Sebaik-baiknya kamu adalah yang mempelajari Al-Quran dan mengajarkannya." (HR. Bukhari)

 "Yang terbaik diantara kalian adalah mereka yang berakhlak paling mulia." (HR. Ahmad bin Hambal)

"Sebaik-baiknya manusia diantara kamu ialah orang yang umurnya panjang dan banyak amal kebajikannya." (HR. Tirmidzi)

"Tidak sempurna iman seseorang diantaramu hingga mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri." (HR Bukhari dan Muslim).

"Menuntut Ilmu adalah wajib bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan."  (Riwayat Ibnu Majah, Al-Baihaqi, Ibnu Abdil Barr, dan Ibnu Adi, dari Anas bin Malik)

"Pelajarilah oleh kamu ilmu, sebab mempelajari ilmu itu memberikan rasa takut kepada Allah : Menuntutnya merupakan Ibadah, Mengulang-ngulangnya merupakan Tasbih, pembahasannya merupakan Jihad, Mengajarkannya kepada orang lain merupakan Shodaqoh, menyerahkan kepada ahlinya merupakan pendekatan diri kepada Allah. maka SEMPURNAKANLAH..." (HR. Ibn' Abdil Barr)

"Barang siapa yang bertambah ilmunya namun tiada bertambah amalnya Tiada bertambah baginya dengan Allah kecuali bertambah jauh " (HR. Dailami dari Ali).

"Orang yang paling pedih siksaannya pada hari kiamat ialah seorang alim yang Allah menjadikan ilmunya tidak bermanfaat."  (HR. Al Baihaqi)

"Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, niscaya Allah memudahkan baginya dengan (ilmu) itu jalan menuju surga." (HR. Muslim)

"Perumpamaan Allah Azza Wa Jalla mengutusku menyampaikan petunjuk dan ilmu adalah seperti titisan hujan yang telah membasahi bumi. Manakala bumi tersebut sebahagian tanahnya ada yang subur sehingga dapat menyerap air serta menumbuhkan rerumput dan sebahagian lagi berupa tanah-tanah keras yang dapat menahan air, lalu Allah memberi manfaat kepada manusia sehingga mereka dapat meneguk air, memberi minum dan menggembala ternaknya di tempat itu. Ada juga titisan air hujan tersebut jatuh di tanah yang lain, iaitu tanah gersang yang sama sekali tidak dapat menahan air dan tidak dapat menumbuhkan rumput rampai. Manakala itu semua adalah perumpamaan orang yang bijak pandai tentang agama Allah dan memanfaatkannya setelah aku diutus oleh Allah. Maka baginda tahu dan mahu mengajar apa yang diketahuinya dan juga perumpamaan orang yang keras kepala yang tidak mahu menerima petunjuk Allah yang keranaNya aku diutuskan." [Muttafaq'alaih]

"Barangsiapa yang mengajak (seseorang) kepada petunjuk (kebaikan), maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun."(HR. Muslim)

"Janganlah kalian menuntut ilmu untuk membanggakan terhadap para ulama dan untuk diperdebatkan dikalangan orang-orang bodoh dan buruk perangainya. Jangan pula menuntut ilmu untuk penampilan dalam majelis (pertemuan atau rapat) dan untuk menarik perhatian orang-orang kepadamu. Barang siapa seperti itu, maka baginya neraka... neraka." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah dia mengucapkan perkataan yang baik atau (lebih baik) diam.”(Riwayat Bukhari dan Muslim)


“siapapun yang dapat menjaga lidah dan kemaluannya, aku jamin ia akan masuk surga.” (Hadis Shahih Bukhari)

"Aku berdiri di muka pintu surga, tiba-tiba kudapatkan kebanyakan yg masuk surga adl orang-orang fakir miskin, sedangkan orang-orang kaya masih tertahan oleh perhitungan kekayaanya dan orang-orang ahli neraka telah diperintahkan masuk neraka, maka ketika saya berdiri di dekat pintu neraka tiba2 kudapatkan kebanyakan yang masuk ke dalamnya adalah wanita/perempuan." (HR. Bukhari-Muslim)

"Setiap anak cucu Adam pasti pernah berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang berbuat salah ialah yang banyak bertaubat."(HR. Tirmidzi)

“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada jasad-jasad kalian dan tidak juga kepada rupa-rupa kalian akan tetapi Allah melihat kepada hati-hati kalian (dan amalan-amalan kalian).” (HR. Muslim)

"Berbuat sesuatu yang tepat dan benarlah kalian (maksudnya; istiqamahlah dalam amal dan berkatalah yang benar/jujur) dan mendekatlah kalian (mendekati amalan istiqamah dalam amal dan jujur dalam berkata). Dan ketahuilah, bahwa siapapun diantara kalian tidak akan bisa masuk surga dengan amalnya. Dan amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang langgeng (terus menerus) meskipun sedikit."(HR. Bukhari)


“Katakanlah, saya beriman kemudian istiqamahlah.”  (HR. Muslim)

”Kerjakanlah ibadah apa yang engkau mampu, sesungguhnya Allah tidak pernah bosan hingga kalian bosan.” (Hadis Shahih Bukhari)

"Tidaklah seorang hamba menutup aib hamba yang lain di dunia kecuali Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat"(HR. Muslim)

“Siapa yg melepas kesusahan mukmin di dunia niscaya Allah akan melepas kesusahan di akhirat. Siapa yg memudahkan orang yg kesusahan, niscaya Allah akan memudahkan (urusannya) di dunia dan di akhirat. Siapa yg menutupi aib (kesalahan/kekurangan) seorang muslim, niscaya Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Dan Alla...h slalu menolong hamba-Nya jika hamba trsebut menolong saudaranya. ” (HR. Muslim)

“Seorang muslim adalah saudara bagi orang islam yang lain. Ia tidak mendzalimi dan membiarkan saudaranya (tidak menolong) ketika memiliki hajat, maka Allah yang akan memenuhi hajatnya. Barangsiapa membantu kesulitan seorang muslim, maka Allah akan membantu kesulitan yang ia hadapi kelak di hari kiamat.”(HR. Abu Dawud)

"Hati-hatilah kamu dari prasangka, sesungguhnya prasangka adalah ucapan paling dusta. Janganlah kamu saling menyebarkan kabar (dusta), janganlah saling memata-matai, saling berbuat kikir, saling mendengki, saling membenci, dan saling membelakangi. Maka jadilah hamba Allah yang saling bersaudara." (HR. Muslim)

"Demi Allah, sesungguhnya berteman dengan suatu kaum yang menakut-nakutimu hingga akhirnya kamu menemukan rasa aman itu lebih baik daripada kamu berteman dengan sekelompok orang yang membuatmu merasa aman, namun akhirnya kamu di kejar-kejar oleh perkara-perkara yang menakutkan."  (Imam Ahmad, dalam Kitab Az Zuhd)



"Sesungguhnya ibadah (amalan) yang pertama kali dihisab di hari kiamat kelak adalah sholat, jika sholatnya baik, maka baiklah seluruh amal perbuatannya, dan jika sholatnya buruk (cacat), maka akan rusaklah seluruh amal perbuatannya." (HR. Thabrani)

”Barangsiapa yang mengatakan 'Laa Ilaha Illalah' dengan hanya mengharapkan ridho Allah lalu meninggal dalam keadaan seperti itu maka dia masuk surga. Barangsiapa yang berpuasa suatu hari dengan hanya mengharapkan reiho Allah lalu meninggal dalam keadaan seperti itu maka dia masuk surga.” (HR. Ahmad)



Wallahu a’lam bish-shawabi... (hanya Allah yang Mahatahu Kebenarannya)

Catatan ini kami tujukan untuk kami sendiri pada khususnya...
dan untuk semua pembaca pada umumnya...
Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini...
Itu hanyalah dari kami...
dan kepada Allah SWT., kami mohon ampunan...

Ya Rabb kami, ampuni kealpaan, kelalaian, ketidak-tahuan dan ketidak-fahami kami selama ini...
Tunjunjukanlah kami kepada jalan yang lurus yaitu jalan menuju syurga-Mu...
Sesungguhnya kami hanyalah manusia biasa yang tidak lepas dari tempatnya lupa dan salah...
Dan sesungguhnya kesempurnaan hanyalah milik-Mu...

Semoga Allah SWT. memberi kekuatan untuk kita amalkan... 
dan bisa Bermanfaat serta bisa kita ambil hikmahnya...
Amin ya Rabbal 'alamin...

Silahkan COPY atau SHARE ke rekan anda jika menurut anda notes ini bermanfaat...

Catatan : Lampirkan sumbernya ya... Syukron

Wassalamu’alaikum wr. wb...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar