Laman

Sabtu, 19 Februari 2011

NASEHAT DARI ORANG BIJAK : UNTUK PUTRINYA

Putriku tercinta!
Aku seorang yang telah berusia hampir 50 thun. Hilang sudah masa remaja, impian dan khayalan. Aku telah mengunjungi banyak negeri, dan berjumpa dengan banyak orang.

Aku juga telah merasakan pahit getir nya dunia. Oleh karena itu dengarlah nasehat ku yg benar lagi jelas, berdasarkan pengalaman ku, dimana engkau belum pernah mendengarnya dari orang lain.

Kami telah menulis dan mengajak kepada perbaikan moral, menghapus kebejatan dan mengekang hawa nafsu, sampai pena tumpul, dan sampai mulut letih, dan kami tak menghasilkan apa-apa. Kemungkaran tidak dapat kami berantas, bahkan semakin bertambah, kerusakan telah mewabah, para wanita keluar dengan pakaian merangsang, terbuka bagian lengan, betis dan lehernya.

Kami belum menemukan cara untuk memperbaiki, kami belum tahu jalannya. Sesungguhnya jalan kebaikan itu ada di depanmu, putriku, 1 kuncinya berada di tanganmu.

Benar bahwa lelakilah yg memulai langkah pertama dalam lorong dosa, tetapi bila engkau tdak setuju, laki-laki itu tidak akan berani, dan andaikan bukan lantaran lemah gemulaimu, laki-laki tidak akan bertambah parah. Engkaulah yg membuka pintu, kau katakan kepada si pencuri itu; silahkan masuk… ketika ia telah mencuri, engkau berteriak; maling…! tolong… tolong… saya kemalingan.

Demi Allah… dalam khayalan seorang pemuda tak melihat gadis kecuali gadis itu telah ia telanjangi pakaian nya.

Demi Allah… begitulah, jangan engkau percaya apa yg dikatakan laki-laki, bahwa ia tdak akan melihat gadis kecuali akhlak dan budi bahasanya. Ia akan berbicara kepadamu sebagai seorang sahabat.

Demi Allah… ia telah bohong! Senyuman yg diberikan pemuda kepadamu, kehalusan budi bahasa dan perhatian, semua itu tidak lain hanyalah merupakan perangkap rayuan untuk mencapai tujuannya, atau paling tidak, pemuda itu sendiri merasa bahwa itu adalah rayuan! Setelah itu apa yg terjadi? Apa, wahai putriku? Coba kau pikirkan!

Kalian berdua sesaat berada dalam kenikmatan, kemudian engkau ditinggalkan, dan engkau selamanya tetap akan merasakan penderitaan akibat kenikmatan yang sesaat itu. Pemuda tersebut akan mencari mangsa lain untuk diterkam kehormatannya, dan engkaulah yg menanggung beban kehamilan dalam perutmu. Jiwamu menangis, keningmu tercoreng, selama hidupmu engkau akan tetap berkubang dalam kehinaan dan keaiban, masyarakat tidak akan mengampunimu selamanya.
.
Bila engkau bertemu pemuda, kau palingkan muka, dan menghindarinya. Apabila pengganggumu berbuat lancang lewat perkataan atau tangan yg usil, kau lepaskan sepatu dari kakimu lalu kau lemparkan ke kepalanya, bila smua ini engkau lakukan, maka smua orang di jalan akan membelamu. Setelah itu anak-anak nakal itu takkan mengganggu gadis-gadis lagi. Apabila anak laki-laki itu menginginkan kebaikan maka ia akan mendatangi orang tuamu untuk melamar.
Cita-cita wanita tertinggi adalah perkawinan. Wanita, bagaimanapun juga status sosial, kekayaan, popularitas, dan prestasinya, sesuatu yg sangat didamba-dambakan nya adalah menjadi istri yangg baik serta ibu rumah tangga yg terhormat.

Tak ada seorangpun yg mau menikahi pelacur, sekalipun ia lelaki hidung belang, apabila akan menikah tdak akan memilih wanita jalang (nakal), akan tetapi ia akan memilih wanita yg baik karena ia tidak rela bila ibu rumah tangga dan ibu putra putrinya adalah seorang wanita amoral.

Sesungguhnya krisis perkawinan terjadi disebabkan kalian kaum wanita! Krisis perkawinan trjadi disebabkan perbuatan wanita-wanita asusila, sehingga para pemuda tidak membutuhkan istri, akibatnya banyak para gadis berusia cukup untuk nikah tidak mendapakan ßuami, mengapa wanìta-wanita yang baik belum juga sadar? Mengapa kalian tdk berusaha berantas malapetaka ini? Kalianlah yangg lebih patut dan lebih mampu daripada kaum laki-laki untuk melakukan usaha itu karena kalian telah mengerti bahasa wanita dan cara menyadarkan mereka, dan oleh karena yang menjadi korban kerusakan ini adalah kalian, para wanita mulia dan beragama.

Sumber : http://mmasngudi.wordpress.com/2010/04/13/nasehat-dari-orang-bijak/


Wallahu a’lam bish-shawabi... (hanya Allah yang Mahatahu Kebenarannya)

Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-sini dalam catatan ini...
Itu hanyalah dari kami...
dan kepada Allah SWT., kami mohon ampunan...

Semoga Allah SWT. memberi kekuatan untuk kita amalkan... Amin
Wassalam...

Semoga Bermanfaat dan bisa kita ambil hikmahnya... Amin
Silahkan COPY atau SHARE ke rekan anda jika menurut anda notes ini bermanfaat...

Catatan :
Lampirkan sumbernya ya... Syukron

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar